Monitoring dan Evaluasi Biro PKKP Provinsi Maluku Utara terhadap AKB di Halmahera Selatan


Labuha-Terkait dampak dan efektivitas publikasi berkonten Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Covid-19 terhadap Protokol Kesehatan, Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Provinsi Maluku Utara melakukan monitoring dan evaluasi atas Kerjasama Bidang Kehumasan Gugus Tugas P2 Covid-19 di Kabupaten Halmahera Selatan. Rabu, 26 Agustus 2020 bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Halsel.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Helmi Surya Botutihe, Asisten 1 Amiruddin Dukomalamo, Kepala Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Prov. Malut Muliadi Tutupoho, Kabag Protokoler dan Komuniksai Pimpinan Mujiburrahman, mewakili Kepala Dinas Kominfo, Kasubag Acara pada Biro PKKP Nasrin A. Djabar serta 5 staf Biro PKKP lainnya.

 

Pada kesempatan ini Sekda Helmi Surya Botutihe melaporkan  beberapa hal terkait perkembangan Covid-19 di Kab. Halsel.

 

“Di Halsel terkonfirmasi sebanyak 172 pasien positif Covid, 4 orang meninggal dan 154 orang yang sembuh”, terang Sekda.

 

Sekda juga menyampaikan bahwa di Halsel sebelumnya melakukan pengawasan ketat terhadap penerapan protokol kesehatan di masyarakat, hanya saja setelah perubahan dan pengembalian personil sekarang pengawasannya menjadi longgar.

 

“Sebelumnya kami melakukan razia setiap hari sebanyak 3 kali pagi, siang dan razia malam, setelah memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru ini kami tetap melakukannya namun tidak bisa seperti dulu karena personilnya terbatas”, ungkapnya.

 

Karo Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Prov. Malut Muliadi Tutupoho dalam pertemuan ini mengatakan bahwa Pemprov Maluku Utara juga tetap melakukan pengawasan ketaatan masyarakat dalam menjalani AKB. Pemprov juga bekerjasama dengan Polisi untuk tetap mengawasi pengguna kendaraan dengan melakukan tilang masker.

 

“Halsel seperti yang kita tahu bersama memang ketat terhadap penanganan Covid-19 ini, namun kita masih harus tetap waspada dan saling mengingatkan kepada keluarga dan orang-orang sekitar”, ungkapnya.

 

Lanjutnnya, sebagai Pemerintah Daerah juga harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Covid-19 terhadap Protokol Kesehatan dengan tetap melaksanakan 3M untuk melawan Covid diantaranya Memakai masker, Menjaga jarak aman, dan Mencuci tangan sesering mungkin.

 

Usai pertemuan, dilanjutkan dengan pembagian masker diruang publik terpatnya di pasar modern Desa Tuwokona dan Pelabuhan Sumut. (Ich)